[WARTANUSANTARA.ID] Jakarta – Perempuan Penggerak Indonesia (Perak Indonesia) melaksanakan program Kado Mukena Nusantara bertajuk “Berbagi Cahaya, Merajut Doa” yang disertai dengan Khataman Quran 30 Juz dan Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Hidayah, Srengseng Sawah, Jakarta, pada Sabtu (22/03/2025).
Agenda ini dihadiri oleh ratusan ibu-ibu warga sekitar, tokoh masyarakat yang diwakili oleh LMK RW
07 Srengseng Sawah, dan Ketua DKM Masjid Al-Hidayah.
Ketua Umum Perak Indonesia, Hj. Fiyatri Widuri, ST, mengatakan bahwa agenda ini dilaksanakan
serentak di seluruh Indonesia dan perwakilan luar negeri. “Kegiatan ini dilakukan serentak di 12
wilayah di Indonesia, yaitu Jakarta, Banten, Yogyakarta, Bali, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, NTB, Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, serta dua perwakilan luar negeri
di Uni Emirat Arab dan Turki,” paparnya.
Fiyatri menjelaskan bahwa Perak Indonesia lahir dari inisiatif aktivis perempuan yang tergabung
dalam jaringan aktivis 98. “Perak membawa semangat idealisme reformasi dan diharapkan dari
organisasi ini lahir komunitas perempuan yang tangguh dan berdaya. Kami juga akan melibatkan
seluruh perempuan Indonesia tanpa memandang latar belakang etnis, sosial, dan budaya agar dapat
berperan aktif dalam perubahan,” tegasnya.
Dia berharap kegiatan ini menjadi amal kebaikan dalam berbagi bersama saudara di bulan suci
Ramadhan. “Kado mukena ini kami hadiahkan untuk komunitas marjinal perempuan. Mari bersama
sama berbagi berkah Ramadhan di seluruh Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Wilayah Perak Jakarta, Yollanda Vusvita Sari, M.Pd., berharap melalui kegiatan
ini masyarakat dapat mengenal Perak lebih dekat sebagai organisasi yang peduli terhadap
perempuan. “Saya senang sekali melihat antusiasme ibu-ibu yang hadir dalam agenda ini. Kami yakin
perempuan memiliki peran penting dalam keluarga dan masyarakat, sehingga dukungan terhadap
kaum perempuan menjadi prioritas utama Perak,” ungkapnya.
Yollanda menjelaskan bahwa Perak adalah organisasi perempuan berdaya yang berkontribusi dalam
mewujudkan masyarakat yang sejahtera. “Perak bertujuan untuk memperkuat peran keluarga sebagai
fondasi utama dalam kesejahteraan. Kami juga aktif berjuang meningkatkan akses kesehatan serta
memberikan perlindungan dan pemahaman tentang hak-hak perempuan.”
“Kami ingin dapat terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat dengan menjalin kerja
sama dengan semua stakeholder terkait di Jakarta,” pungkasnya.
Perak Indonesia didirikan pada 22 Desember 2024, bertepatan dengan Hari Ibu, dengan membawa
semangat membangun perempuan Indonesia untuk berkontribusi nyata dalam berbagai aspek
pembangunan bangsa. Perak Indonesia menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai
inti dari misinya. Perempuan berdaya diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga dan
masyarakat, sehingga menjadi fondasi yang kokoh bagi harmoni sosial dan kemajuan bangsa.