[WARTANUSANTARA.ID] Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya investasi berbasis syariah serta menumbuhkan semangat filantropi di bulan suci Ramadhan, sebuah diskusi inspiratif bertajuk Ngobrol Filantropi "NGOPI" yang digelar secara daring pada Kamis, 20 Maret 2025, melalui Zoom Meeting.
Dengan mengusung tema "Gak Sekedar CUAN, Tapi juga dapat Ridho TUHAN", acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai pasar modal syariah, yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga sesuai dengan prinsip Islam.
Tidak hanya itu, diskusi ini mengupas lebih dalam tentang investasi berbasis syariah di pasar modal, serta bagaimana investor dapat mengoptimalkan keuntungan sekaligus mendapatkan berkah melalui prinsip-prinsip Islam.
Bahkan tiga narasumber terkemuka di bidangnya turut hadir membersamai untuk berbagi wawasan, yaitu Herri Setiawan (Founder Wakaf Warrior), Aldiansah Akbar (Shariah Product Analyst IDX), Dr. Nur S. Buchori (Komisioner BWI 2021-2024 & Investor Saham).
Acara ini didukung oleh berbagai institusi dan komunitas keuangan syariah seperti IDX, KSEI, iDClear, Gerak Syariah, Aku Investor Saham Syariah, Saham Syariah Ku, serta AWQAF Business Incubator dan Wakaf Warrior.
Dalam pemaparan di awal, Bapak Aldiansah Akbar (Sharia Product Analyst IDX) mengungkapkan "Para investor saat ini telah difasilitasi sebenernya, tidak hanya mencari keuntungan di duniawi, bahkan akhirat juga bisa didapatkan, seperti Wakaf Saham, Zakat Saham, Infak Saham, Cash Waqf Linked Sukuk, Sukuk Wakaf."
Dan diketahui bersama bahwasanya filantropi syariah di Pasar Modal masih minim dipahami masyarakat baik yang sudah ataupun belum berinvestasi.
Dr. Nur S. Buchori (Komisioner BWI 2021-2024) juga mengungkapkan dalam kacamata regulasi Wakaf Saham, "Wakaf Saham ini merupakan sesuatu hal yang sangat menarik dibandingkan dengan sedekah atau zakat biasanya, bahkan para ulama sepakat bahwa wakaf termasuk sedekah jariyah, yaitu sedekah yang pahalanya terus mengalir meski pelakunya sudah meninggal”
Tetapi melihat potensi Wakaf Uang saat ini yang dilansir hanya sebesar 181 Triliun, masih terjadi gap atau kesenjangan dengan kondisi aktual saat ini yg baru mencapai 3,03 Triliun (berdasar data Kemenag RI).
Bapak Herri Setiawan (Founder Wakaf Warrior) menambahkan, beliau menjelaskan “Dengan adanya kesadaran yang lebih besar terhadap masyarakat terkait dengan Wakaf Saham dan sebagainya, semakin banyak orang yang tergerak untuk berwakaf demi kebaikan umat.”
Oleh karenanya diperlukan edukasi dan literasi bagi masyarakat bahwa investasi juga dapat dilakukan beriringan dengan aktifitas filantropi syari'ah seperti Wakaf, Infaq, Sedekah dan Hibah (WISH) di Pasar Modal Syariah.
Mari kita semua bersama-sama terbuka atas kesadaran akan manfaatnya filantropi di Pasar Modal, sehingga dengan hal ini kita semua berharap “Dari receh hingga milyar” dan bahkan dapat sesama membantu mensejahterakan umat.